Relevankah macha?

Hohoho! Tora Yusri datang lagi! Kali ini dengan post yang lebih romantik islamic rasanya.Oh!  😉  Abaikan gambar di atas kerana itu hanya 1 spekulasi yang sengaja saya cipta untuk menarik perhatian wanita-wanita cantik anda semua.Hua3~ Post pada kali ini adalah sekadar untuk berkongsi adakah relevan untuk kahwin empat meminta sedekah ataupun tidak.Tentu ramai yang berpengetahuan luas tentang persoalan kali ini tetapi izinkan saya untuk berkongsi beberapa hadis sahih untuk meningkatkan dan menguatkan lagi pengetahuan masing-masing.Ketika post ini ditaip,saya masih ragu-ragu untuk menggunakan warna ini atau warna ini atau warna ini.Ops,abaikan.Saya akan menggunakan warna ini demi keselesaan jeragat sejagat.Ya,saya tahu,saya memang gentleman.Ahaks!  😛

1) Hadis Abdullah bin Umar :

Sesungguhnya Nabi s.a.w telah bersabda: “Peminta sedekah tidak akan berhenti dari meminta-minta sehinggalah bertemu dengan Allah dan pada saat itu tidak ada sepotong daging pun di wajahnya” (Hadis Sahih Muslim)

2) Hadis Abu Hurairah r.a :

Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: Jika sekiranya salah seorang di antara kamu berangkat pada waktu pagi untuk mencari kayu lalu dia memikulnya di atas belakangnya. Kemudian dia bersedekah dengannya dan tidak mengharapkan pemberian dari orang lain, maka itu adalah lebih baik baginya dari meminta-minta daripada orang lain. Tanpa mengira samada orang itu memberi kepadanya ataupun tidak kerana tangan yang berada di atas itu lebih mulia daripada tangan yang berada di bawah dan mulailah dengan memberi nafkah atau mendidik orang yang berada di bawah tanggunganmu terlebih dahulu (Hadis Riwayat Muslim)

3) Sesungguhnya Rasulullah s.a.w sedang berdiri di atas mimbar. Baginda memperkatakan mengenai sedekah dan menjaga diri dari meminta-minta. Baginda bersabda: Tangan yang berada di atas itu lebih baik daripada tangan yang berada di bawah. Tangan yang berada di atas adalah yang memberi manakala yang berada di bawah adalah tangan yang meminta (Hadis Sahih Muslim)

4) “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” (Surah At-Taghabun : 7)

5) “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik” (Al-Baqarah : 195)

P/s : Jika kamu berusaha untuk mencari rezeki halal di dunia hatta menjadi pencacai pengangkut najis sekalipun,itu adalah sama seperti kamu mengangkat senjata di medan perang untuk menegakkan agama Allah.Sama-sama cermin diri sendiri.Jom!  😀

-GM Yusri-

 

 

 

Advertisements

~ by GM Yusri on February 12, 2009.

6 Responses to “Relevankah macha?”

  1. wah…macam kenal je..
    kanda saya ka itu??
    lawaa…
    suka tengok otak yg canteek itu..

  2. >> aemy

    Expression anda trhadap gmbr mmg btul2 pelik
    Blakon je kn?
    Aish~
    😉

  3. sy xpandai berlakon…
    memang benar~
    terasa lapar nak makan otak i2..
    belanja saya.

  4. >> aemy

    Nnti sy balik itu Klate sila claim
    Hua2
    😛

  5. nice post..
    uhuhu..
    samer2 jd kaya..!

    amin~~

  6. >> anis

    Owh,thanx!
    Yup,sama2 jd kaya
    InsyaAllah
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: